Archive for September, 2006

Awan in my mind

Monday, September 18th, 2006

“Flight attendants takeoff position please” begitu kata suara pak pilot dari speaker. Di jendela pemandangan berganti cepat, dari horizontal mulai miring2 beberapa derajat..sampai d tau roda pesawat dah ga napak.

Kecil..kecil..kehidupan dibawah keliatan semakin kecil..little creatures di huge earth. Semua little stuff in my mind berganti..hanya ada d dan angkasa. Heading to langit biru..ga berapa lama gumpalan2 putih dengan gurat2 halus sudah terasa dekat. Sangat lembut sepertinya..mengundang tangan d ingin meraih..ah andai boleh buka jendela dan menjumput awan..

I use to have a happy place in my mind..place to go at bedtime, during kusut head and busy mind..yaitu kasur awan..didekat bulan..dan kalo ga bisa ke kasur awan, maka kasur d dikamar pun boleh lah..hanya saja perlu substitusi blanket of clouds..hehe..nyaman sekali rasanya. There I was then, between those puffy clouds..

Bagaimana ya caranya, d perlu segumpal awan untuk mengisi seprai, jadi selimut, dan kalau masih ada sisa bisa untuk mengisi sarung bantal.. Ah..bisakah dibawa pakai plastik? Atau adakah derek di belakang pesawat? Atau mungkinkah dijual di gift-shop pesawat?

do u know this song..?

..Kulihat awan, seputih kapas..

..arak-berarak dilangit luas..

..andai kudapat kesana terbang..

..akan kuraih, kubawa pulang..

Ah..bagaimana ini? D sedang terbang disana, tapi ga bisa meraih..apalagi membawa pulang..jendela ini memang pelit..hhh..

Men should have PMS

Tuesday, September 5th, 2006

Suatu malam d tengah membaca menjelang tidur. I laid peacefully dikelilingi bantal2 nyaman dan sebuah buku induksi tidur yang malam itu mengenai demam tifoid (buat bikin ngantuk sakti banget nih buku..d selalu tewas sebelum paragraf kedua ^-^) it was a fine night with dim light from my desk lamp..

tiba2 rasa sakit menyerang di perut kiri bawah, terasa seperti ditusuk2, dirasakan mendadak, tidak hilang timbul melainkan terus-menerus, semakin lama semakin berat, menjalar sampai ke punggung bawah, tidak disertai keringat dingin, tidak disertai mual-muntah, sudah pernah dialami sebelum ini (memangnya anamnesis?)

d gamau bergerak, berpegangan pada pagar tempat tidur karena kesakitan..d kira d akan melahirkan kuda poni dari punggung..hehe..but that thought bikin d ketawa dan malah jadi tambah sakit..ok, not a right time for funny thought ^-^ sedikit meringis tp 10menit kemudian rasa sakit mereda..goody.. itu baru keluhan secara anatomis dari monthly period. sebagai variasi ditambah sakit kepala dan rasa ditonjok2 diperut and below..

Belum secara fisiologis hormon2 rules my head..yes i know it’s my hormones tp tetep aja klo cowo bilang “kmu knp sih, pms ya?”terasa sbg pelecehan besar2an thd perasaan d..emangnya yg d betein itu ga penting? (Padahal memang sangat ga penting..seperti d menangisi lollipop yang hilang ^-^) but from inside of the hormonal bubble it seems so real and reasonable to feel bad..i mean..that poor lollipop pasti kesepian tersesat entah dimana..

well ok sbg cw d berusaha nyadar klo lg pms emang inevitable sensy dan brusaha not to be overreacted..kadang2 d jd menghindari situasi2 yg bikin reaktif aja.. but men should try to have pms once in a while..that’d be a nice experience to understand women better..dan mungkin sedikit hiburan jg..hehe ^-^