Mr.Mbe
Sunday, June 24th, 2007"kenapa diana suka bilang ‘mbe’?" tanya seseorang pada suatu hari. orang2 sekitar d memang sudah terbiasa mendengar kata "mbe" dari mulut d. sebenarnya dulu d suka bilang "nguk" tapi mungkin karena aneh maka suatu hari d diprotes oleh rian..kemudian rian setuju ketika "nguk" d ganti dengan "mbe" (as if it matters?). Ah iya..kenapa ya? ada apa dengan mbe?
bagi yang sudah pernah nonton film Mary Poppins mungkin sudah dengar "supercalifragilisticexpialidocious". kita tentu sepakat bahwa kata tersebut begitu sulit diucapkan. maka kenapa tidak "mbe" ?
"mbe" dalam kamus diana adalah kata yang merupakan representasi segala yang sulit diungkapkan..atau memang tidak mau repot2 mengungkapkan..atau mungkin juga memang tidak ada yang hendak diungkapkan..hehe
baiklah, kita menilik lebih serius ke masa lalu..mencari sebuah hipotesis dimana awalnya kira2 "mbe" mendapat tempat dalam lipatan otak si diana. d ingat2 dimana dianakecil pertama kali berjumpa ‘mbe’ dan mengalami suatu kejadian yang mungkin melatarbelakangi kebiasaan d ini.
Ingatan d pergi ke suatu sore yang cerah..kira2 15 tahun yang lalu. waktu itu dianakecil masih duduk di sekolah dasar, mungkin kelas 4. sore itu d pergi bermain bersama mba Yudith (tetangga sebelah rumah). setelah bermain sepeda kami memutuskan untuk parkir dan duduk2 di lapangan kompleks dimana tumbuh rumput2 hijau dan alang2 kecil yang bisa dikunyah ujungnya (agak pahit, tapi dulu terasa keren sekali karena seperti lucky luke yang sedang mengigit2 rokoknya).
di lapangan kami bertemu juga dengan beberapa ekor kambing yang sedang sibuk berkerumun (entahlah sedang apa, mungkin masih meeting atau apa..) mereka juga mengunyah2 rumput sebagai teman minum teh. tapi karena tidak kenal, maka kami memutuskan untuk tidak bergabung..apalagi mengganggu.
kami ngobrol2 di lapangan sampai senja hari dan tidak terasa kami sudah harus pulang. Mba Yudith pun bangkit dan kami berjalan menuju sepeda. saat menuju sepeda itulah, mata d tertumbuk pada suatu benda diantara rerumputan. butiran2 kecil misterius berwarna hitam yang sangat menarik. kujulurkan tangan (in the name of science) mengambil sebutir benda itu..d amati dengan penuh selidik benda yang terasa agak lunak namun tidak rapuh itu.
tiba2 terdengar Mba Yudith berkata "diana..jangan!!"
seekor kambing pun menatap d sambil membelalakkan mata dan dengan kaget ikut menimpali "mbe" (baca : what the h*ll?? -red) katanya..