udah ngisi?
Friday, February 8th, 2008"udah ngisi?"
begitulah pertanyaan familiar yang eversince i got married rajin dipertanyakan orang2 sekitar maupun yang sporadis bertemu sepanjang setengah tahun perubahan status ini.
isi apa ya? kalau boleh saya balik bertanya..karena yang saya tahu "isi" sebagian ‘wujud fisik’ seorang diana adalah makanan yang saya makan, tapi tentunya ‘isi makanan’ bukan sesuatu yang umum ditanyakan kepada seorang lain..karena selain (menurut saya) kita kurang tertarik pada isi makanan dalam tubuh seseorang, yang saat pertanyaan itu dilontarkan tentunya juga sudah berubah wujudnya.
yah baiklah..mari kita play along dan skip to the next page where i assumed i understand the question bahwa "isi" yang ditanyakan maksudnya adalah keturunan, akibat dari pernikahan, baby, produksi perdana, standar prosedur, dianamini, dan beberapa sinonim lain yang kreatif tapi kurang dimengerti.
pertanyaan demikian memang pertanyaan sesuai prosedur setelah kita mengalami fase pertanyaan "kapan merid?"..lucu juga s.o.p pertanyaan sosial ini.
kembali ke cerita.
d menjawab "belum"
maka kita loncat ke pertanyaan nomor 4: "oo..kapan atuh?"
(karena nomor 3 ditanyakan bila nomor 2 dijawab dengan "ya", yaitu "wah selamat, berapa bulan?")
"nanti deh..belum siap fisik dan mental moral spiritual dan finansial.."
bukannya asal jawab atau tidak tertarik..tapi beberapa hal masih perlu kalibrasi..misalnya severe grumpyness kronik yang d derita..
karena i should love my life more before i give another life..
because life’s all i can offer..dear isi..